Hama Ulat Bulu Serang Perumahan Grand Wisata di KecamatanTambun Selatan

By Bram 12 Mar 2020, 14:01:30 WIB

Tambun Selatan, 09/03/2020 Hama ulat bulu menyerang kawasan Perumahan elite di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

Komandan Regu Evakuasi dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Adhi Nugroho, wabah ulat bulu telah menyerang komplek perumahan sejak sepekan lalu. "Betul (wabah ulet bulu serang komplek perumahan), sudah sekitar satu minggu yang lalu kurang lebih," kata Adhi saat dikonfirmasi, Senin, (9/3/2020). Dia menjelaskan, kawanan ulat bulu awalnya muncul di pepohonan taman sekitar komplek perumahan. Jumlahnya yang kian banyak lalu menjalar hingga ke rumah-rumah warga. "Dari pohon di batang-batang yang besar, lalu masuk ke halaman dan parkiran rumah warga," jelas Adhi. 

 

Pihaknya yang mendapat laporan serangan hama ulat bulu langsung mendatangi lokasi perumahan. Di sana, Damkar Kabupaten Bekasi langsung berinisiatif melakukan pembasmian. Menurut Adhi, wewenang hama sejatinya berada di Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi. Tetapi karena keadaan darurat, pihaknya mengambil langkah pembasmian secara eksperimen. "Jadi kita sudah di TKP akhirnya kita bereksperimen dengan cairan deterjen rinso jadi tangki air kita kita campur dengan deterjen lalu kita semprot dengan tekanan nozel tekanan spray gitu," ungkapnya. Langkah ini kemudian cukup ampuh membasmi kawanan ulat bulu yang jumlahnya mencapai ribuan lebih. 

 

Adhi mengaku kurang tahu persis dari mana ulat bulu itu berasal, tetapi dari ukuran yang cukup besar dan menimbulkan gatal, warga setempat resah hingga meminta Damkar melakukan pembasmian. "Itumah udah ribuan lebih kali (jumlah ulat bulu), orang satu pohon aja udah penuh banget itu (ulat bulu) ada 5 pohon lebih yang tekena," kata Adhi. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan lagi terkait pembasmian hama ulat bulu yang menyerang perumahan elit Grand Wisata. "Belum ada laporan lagi si sejauh ini, tapi kayanya masih banyak juga kita belum dapat laporan lagi, kemungkinan sudah ditangai dari Dinas Pertanian karena memang sebetulnya ranah mereka," tegas dia.

 

 

 

 

 

 

 


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment